Upacara Bendera

BANJARMASIN, SMPN 6 – Upacara bendera Senin, 27 September 2010 terasa berbeda dari biasanya, karena pada upacara kali ini Inspektur upacara tamu yaitu Ipda Stefany dari Satlantas Poltabes Banjarmasin. Dalam amanatnya kembali mensosialisasikan UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009.

Sesuai dengan rencana pemerintah, mulai Januari 2010 UU Lalu Lintas  Nomor 22 tahun 2009 mulai di berlakukan ( Baca : 2010, Peraturan lalu Lintas Diperketat). UU tersebut merupakan pengganti UU Lalu Lintas sebelumnya.
Di dalam UU Lalu Lintas yang baru, terdapat peraturan yang baru dan tentunya sanksinya yang lebih berat dari sanksi pidana sampai sanksi denda.

Berikut beberapa peraturan yang terdapat di dalam UU Lalu lintas Nomor 22 tahun 2009 yang disampaikan Inspektur Upacara:

1.      Helm Standar Nasional (SNI)

Pengendara dan penumpang harus menngunakan helm berlogo SNI, bila melanggar di kenakan denda Rp 250.000

2.      Berkendara tanpa SIM

Di kenakan denda Rp 1.000.000 atau kurungan selama 4 bulan.

3.      Pengendara ugal ugalan

Pengendara yang bisa membahayakan pengendara lainnya akan di kenakan denda Rp 750.000 atau kurungan selama 3 bulan.

4.      Perhatikan pejalan kaki dan pesepeda

Pengendara yang tidak memperhatikan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda akan di kenakan denda Rp 500.000 atau kurungan selama 2 bulan.

5.      Perlengkapan kendaraan

Baik motor ataupun mobil harus memenuhi persyaratan teknis seperti spion, klakson dan lainnya. Bila melanggar akan di kenakan denda Rp 250.000 atau kurungan selama 1 bulan.

6.      Berkendara tanpa STNK

Berbeda dengan yang tidak membawa SIM, pengendara yang tidak membawa STNK akan di kenakan denda Rp 500.000 atau kurungan selama 2 bulan.

7.      Sabuk Pengaman

Bila pengendara mobil dan penumpangnya tidak menggunakan sabuk pengaman di kenakan denda Rp 2500.000 atau kurungan selama 1 bulan.

8.      Nyalakan lampu pada siang hari

Denda Rp 100.000 atau kurungan selama 15 hari untuk pengendara motor yang tidak menyalakan lampunya waktu siang hari.

9.      Gunakan Lampu isyarat

Pengendara yang ingin belok atau berbalik arah tanpa isyarat lampu akan di kenakan denda Rp 250.000 atau kurungan selama 1 bulan.

10.  Belok kiri tidak boleh langsung

Sekarang setiap di persimpangan di larang belok kiri secara langsung, kecuali ditentukan oleh rambu lalu lintas atau pemberi isyarat lalu lintas.

Demikian petikan  amanat yang disampaikan Inspektur Upacara.

Upacara diikuti para guru, staf Tata Usaha, mahasiswa PPL, Bripka Lilik, Briptu Eko, Briptu Herlina, dan seluruh siswa SMP Negeri 6 Banjarmasin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: